Saturday, March 30, 2019

Materi Konsep Pengembangan Sains dan Teknologi

Berikut materi Konsep Pengembangan Sains dan Teknologi (KPST) :
1. KPST 0
2. KPST 1
3. KPST 2
4. KPST 3
5. KPST 4
6. KPST 5

Monday, January 18, 2016

Research Field of Information Technology and Information System

Research Field in Information System : 
- Information Security
- Management System
- E-Governance
- E-Commerce
- IT Audits
- Enterprise Resource Planning
- Data Modelling
- Dynamic System
- Management Information System
- Business Analytics
- Design Analytics
- Etc

Research Field in Information Technology :
- Artificial Intelligence
- Data Analytics
- Network Security
- Distributed System
- Multimedia System
- Bioinformatics
- Digital Forensic
- Cloud Computing
- Communication Networks
- Etc

Note : From Variouse Sources

Wednesday, October 21, 2015

Materi Manajemen Proyek Perangkat Lunak 2015

Berikut Materi Manajemen Proyek Perangkat Lunak 2015 :
1. ManPro 0
2. ManPro 1
3. ManPro 2
4. ManPro 3
5. ManPro 4
6. ManPro 5
7. ManPro 6

Materi Audit Tata Kelola TI 2015

Berikut Materi Audit Tata Kelola TI 2015 :
1. Audit TI 0
2. Audit TI 1
3. Audit TI 2
4. Audit TI 3
5. Audit TI 4
6. Audit TI 5
7. Audit TI 6

Materi Metode Penelitian 2015

Berikut Materi Metode Penelitian 2015 :
1. Metode Penelitian 0
2. Metode Penelitian 1
3. Metode Penelitian 2
4. Metode Penelitian 3
5. Metode Penelitian 4

Monday, June 22, 2015

Materi Sistem Temu Kembali Informasi 2015

Berikut materi dari Sistem Temu Kembali 2015 :
  1. Information Retrieval 0
  2. Information Retrieval 1
  3. Information Retrieval 2
  4. Information Retrieval 3
  5. Information Retrieval 4
  6. Information Retrieval 5
  7. Information Retrieval 6
  8. Information Retrieval 7
  9. Information Retrieval 8
  10. Information Retrieval 9
  11. Information Retrieval 10
  12. Information Retrieval 11
  13. Information Retrieval 12
  14. Information Retrieval 13
  15. Information Retrieval 14

Materi Simulasi Sistem Diskrit 2015

Berikut ini materi dari Simulasi Sistem Diskrit 2015 :
  1. Simulasi Model 0
  2. Simulasi Model 1
  3. Simulasi Model 2A
  4. Simulasi Model 2B
  5. Simulasi Model 3
  6. Simulasi Model 4
  7. Simulasi Model 5
  8. Simulasi Model 6
  9. Simulasi Model 7
  10. Simulasi Model 8
  11. Simulasi Model 9
  12. Simulasi Model 10

Materi Data Warehouse 2015

Berikut link materi Data Warehouse 2015 :
  1. Data Warehouse 0
  2. Data Warehouse 1
  3. Data Warehouse 2
  4. Data Warehouse 3
  5. Data Warehouse 4
  6. Data Warehouse 5
  7. Data Warehouse 6
  8. Data Warehouse 7
  9. Data Warehouse 8
  10. Data Warehouse 9 
  11. Data Warehouse 10
  12. Data Warehouse 11
  13. Data Warehouse 12
  14. Data Warehouse 13

Friday, January 13, 2012

Storyboard Dalam Media Pembelajaran Interaktif


A.  Storyboard
Storyboard visualisasi ide dari aplikasi yang akan dibangun, sehingga dapat memberikan gambaran dari aplikasi yang akan dihasilkan. Storyboard dapat dikatakan juga visual script yang akan dijadikan outline dari sebuah proyek, ditampilkan shot by shot yang biasa disebut dengan istilah scene.
Storyboard sekarang lebih banyak digunakan untuk membuat kerangka pembuatan websites dan proyek media interaktif lainnya seperti iklan, film pendek, games, media pembelajaran interaktif ketika dalam tahap perancangan/desain.
Baru-baru ini istilah “Storyboard” telah digunakan dibidang pengembangan web, pengembangan perangkat lunak dan perancangan instruksi untuk mempresentasikan dan menjelaskan kejadian interaktif seperti suara dan gerakan biasanya pada antarmuka pengguna, halaman elektronik dan layar presentasi.
Sebuah Storyboard media interaktif dapat digunakan dalam antarmuka grafik pengguna untuk rancangan rencana desain sebuah website atau proyek interaktif sebagaimana alat visual untuk perencanaan isi.
Sebaliknya, sebuah site map (peta) atau flow chart (diagram alur) dapat lebih bagus digunakan untuk merencanakan arsitektur informasi, navigasi, links, organisasi dan pengalaman pengguna, terutama urutan kejadian yang susah diramalkan atau pertukaran audiovisual kejadian menjadi kepentingan desain yang belum menyeluruh
Salah satu keuntungan menggunakan Storyboard adalah dapat membuat pengguna untuk mengalami perubahan dalam alur cerita untuk memicu reaksi atau ketertarikan yang lebih dalam. Kilas balik, secara cepat menjadi hasil dari pengaturan Storyboard secara kronologis untuk membangun rasa penasaran dan ketertarikan.
Seorang pembuat Storyboard harus mampu menceritakan sebuah cerita yang bagus. Untuk mencapainya, mereka harus mengetahui berbagai film, dengan pengertian tampilan yang bagus, komposisi, gambaran berurut dan editing. Mereka harus mampu untuk bekerja secara sendiri atau dalam sebuah bagian team. Mereka harus mampu menerima arahan dan juga bersiap membuat perubahan terhadap hasil kerja mereka.
Untuk proyek tertentu, pembuat Storyboard memerlukan ketrampilan menggambar yang bagus dan kemampuan beradaptasi terhadap gaya yang bermacam. Mereka harus mampu untuk mengikuti desain yang telah dikeluarkan dan menghasilkan kerja konsisten, yang digambar pada model.

B.  Membuat Storyboard
Sebelum membuat Storyboard, disarankan untuk membuat cakupan Storyboard terlebih dahulu dalam bentuk rincian naskah yang kemudian akan dituangkan detail grafik dan visual untuk mempertegas dan memperjelas tema.
Batasan produksi terakhir akan dijelaskan supaya sesuai dengan jenis produksi yang ditentukan, misalnya Storyboard akan digunakan untuk film, iklan, kartun ataupun video lain. Untuk mempermudah membuat proyek, maka harus dibuat sebuah rencana kasar sebagai dasar pelaksanaan. Outline dijabarkan dengan membuat point-point pekerjaan yang berfungsi membantu untuk mengidentifikasi material apa saja yang harus dibuat, didapatkan, atau disusun supaya pekerjaan dapat berjalan.
Dengan menggunakan outline saja sebenarnya sudah cukup untuk memulai tahapan pelaksanaan produksi, tetapi dalam berbagai model proyek video, seperti iklan televisi, company profile, sinetron, drama televisi, film cerita dan film animasi tetap membutuhkan skenario formal yang berisi dialog, narasi, catatan tentang setting lokasi, action, lighting, sudut dan pergerakan kamera, sound atmosfir, dan lain sebagainya. Penggunaan Storyboard jelas akan mempermudah pelaksanaan dalam proses produksi nantinya.
Format apapun yang dipilih Storyboard, informasi berikut harus dicantumkan :
1. Sketsa atau gambaran layar, halaman atau frame.
2. Warna, penempatan dan ukuran grafik, jika perlu
3. Teks asli, jika ditampilkan pada halaman atau layar
4. Warna, ukuran dan tipe font jika ada teks
5. Narasi jika ada
6. Animasi jika ada
7. Video, jika ada
8. Audio, jika ada
9. Interaksi dengan penonton, jika ada
10. Dan hal-hal yang perlu diketahui oleh staf produksi
Daftar cek Storyboard :
• Harus ada Storyboard untuk tiap halaman, layar atau frame.
• Tiap Storyboard harus dinomori.
• Setiap detail yang berhubungan (warna, grafik, suara, tulisan, interativitas, visual dicantumkan).
• Setiap teks atau narasi dimasukkan dan diperiksa sesuai dengan nomor Storyboard yang berhubungan.
• Setiap anggota produksi harus mempunyai salinan atau akses yang mudah ke Storyboard.
Jangan beranggapan bahwa Storyboard itu hal yang susah, bahkan point-point saja asalkan bisa memberi desain besar bagaimana materi diajarkan sudah lebih dari cukup. Cara membuatnya juga cukup dengan software pengolah kata maupun spreadsheet yang kita kuasai, tidak perlu muluk-muluk menggunakan aplikasi pembuat Storyboard professional. Beberapa alasan mengapa menggunakan Storyboard:
1. Storyboard harus dibuat sebelum tim membuat animasi
2. Storyboard digunakan untuk mengingatkan animator
3. Storyboard dibuat untuk memudahkan membaca cerita

Sunday, December 25, 2011

Arti Sinematografi

Sinematografi adalah kata serapan dari bahasa Inggris “CINEMATOGRAPHY” yang berasal dari bahasa latin kinema ‘gambar’.
 
Sinematografi sebagai ilmu terapan merupakan "bidang ilmu yang membahas tentang teknik menangkap gambar & menggabungkan gambar hingga menjadi rangkaian gambar yang dapat menyampaikan ide (dapat mengembangkan cerita)"


Sinematografi memiliki objek yang sama dengan fotografi yakni menangkap pantulan cahaya yang mengenai benda

Perbedaan dengan fotografi adalah menangkap gambar tunggal sedangkan sinematografi yaitu memanfaatkan rangkaian gambar Jadi sinematografi adalah Gabungan antara fotografi dengan teknik rangkaian gambar, atau dalam sinematografi disebut montase (montage)

Thursday, December 17, 2009

Selamat Tinggal Bau Badan

Siapa pula yang tak resah jika tubuhnya mengeluarkan aroma yang tak sedap. Bau badan alias BB, bisa membuat tak nyaman dan tak percaya diri. Rawat tubuh dengan benar agar si BB hilang dan minderpun lenyap.

Penyebab : Keringat berlebih menjadi salah satu penyebab timbulnya aroma tak sedap. BB akan muncul ketika keringat tercampur dengan bakteri. Keringat berlebihan bisa disebabkan karena faktor bawaan, kelainan fungsi organ tubuh maupun factor makanan. Stres, gejolak emosi serta perubahan hormone adalah faktor pemicunya

Tubuh Segar dan Wangi :

· Cukur bulu ketiak secara teratur unTuk mencegak bakteri berkembang biak. Gunakan deodoran 12 jam setalh pencukuran agar tidak iritasi

· Gunakan dodoran yang mengandung anti pespiran usai mandi

· Semprotkan deodorant khusus untuk kaki dan seringlah melepas sepatu jika kaki berkeringat

· Pilih sepatu dari bahan kulit agar kaki dapat bernafas

· Hindari makanan pedas dan berempah, serta konsumsi banyak sayuran dan buah-buahan

· Biasakan mandi setelah olahraga

· Mandi berendam dengan minyak esensial seperti lavender dan bergamot bisa mengurangi produksi keringat

· Pakai parfum dengan teknik layering (berlapis). Misalnya memakai deodoran dan sabun yang wangina sejenis sehingga lebih bertahan lama dan aromanya saling tidak bertolak belakang

Untuk Wajah :

· Kenakan kosmetik dengan bahan dasar air (water based)

· Hindari riasan glossy agar wajah tidak berkesan mengilap

Bila wajah berkeringat, bersihkan dengan tisu khusus agar tata rias tidak hilang